BROKOLI, Si Hijau Pencegah Kanker

Halo Sahabat Makan Baik!

Nama “brokoli” berasal dari bahasa Latin brachium, yang berarti “cabang” atau “lengan”, dan sayuran ini dinamai demikian karena kemiripannya dengan pohon. Warna umumnya berwarna hijau muda hingga tua, tetapi varietas tertentu mungkin juga memiliki corak nanah. Broccolini, yang tunasnya lebih kecil dan tangkainya mirip dengan asparagus atau brokoli cina (gailan), merupakan persilangan antara brokoli dan kangkung.

Satu porsi brokoli memberikan dua kali nilai harian Vitamin C dan K, dan setengah dari kebutuhan harian untuk Vitamin A. Brokoli juga merupakan sumber folat dan serat yang sangat baik, dan sumber mangan, potasium, dan magnesium yang baik. Profil zat gizi untuk brokoli beku mirip dengan brokoli segar, meskipun mengandung beta-karoten 35% lebih banyak dari beratnya daripada brokoli segar karena konsentrasi volume.

Brokoli Mencegah Kanker

Selain pasokan vitamin dan mineralnya yang melimpah, brokoli mengandung beberapa fitokimia penting. Kandungan flavanoid quercetin dan sulforaphane tinggi, keduanya melindungi dari kanker. Sebuah studi terhadap 66.940 wanita menunjukkan bahwa mereka yang memiliki asupan tertinggi memiliki 25% penurunan risiko kanker ovarium dibandingkan dengan mereka yang paling sedikit mengonsumsi, sementara sebuah studi dari Journal of National Cancer Institute menunjukkan bahwa asupan brokoli yang tinggi sangat mengurangi risiko kanker prostat agresif. Sebuah laporan tahun 2011 dari Linus Pauling Institute dapat menjelaskan efek melawan kanker: ditemukan bahwa sulforaphane menandai sel kanker dan sel pra-kanker, meninggalkan sel sehat saja; Selain mencegah penyakit, mereka menyarankan hal itu mungkin berguna sebagai pengobatan.

Memaksimalkan Potensi Brokoli

Fitokimia brokoli dan zat gizi sensitif panas seperti folat paling baik dipertahankan dengan tidak memasaknya sama sekali atau menumis ringan. Mengukus tidak bekerja dengan baik pada jenis sayuran ini, karena menutupi selama memasak menyebabkan retensi senyawa berbau sulfur. Kuntum brokoli mentah dapat ditambahkan ke salad atau dicelupkan ke dalam yogurt tawar dengan berbagai bumbu.

Sumber: Reinhard, T. (2010). Superfoods: the healthiest foods on the planet. Cove.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>